Curug Lawe dan Benowo , Semarang
Post ini diambil dari blog gue yang satunya disini
Perjalanan kali ini membawa saya ke curug lawe dan benowo yang ada di Semarang, tepatnya di Desa Kalisidi,Kec. Ungaran Barat ,Semarang yang ternyata tidak jauh dari kampus saya,UNNES Semarang. Saya sudah dua kali ke curug ini,yang pertama berdua sama temen dan yang kedua kalinya nganterin temen-temen kampus. Ya, curug merupakan bahasa Jawa yang berarti air terjun dalam bahasa Indonesia. Untuk perjalanan menuju lokasi curug ini sekitar 30 menitan dari kampus UNNES sekaran ke arah Boja,Kendal di tepi jalan ada petunjuk arah yang menuju lokasi. Kalau dari kota menggunakan kendaraan agak susah karena angkutan tidak langsung ke lokasi,lebih baik pakai kendaraan pribadi. Curug lawe dan benowo ini berada di kaki gunung Ungaran,lokasi keduanya cukup dekat karena berada jalur yang sama.
Perjalanan kali ini membawa saya ke curug lawe dan benowo yang ada di Semarang, tepatnya di Desa Kalisidi,Kec. Ungaran Barat ,Semarang yang ternyata tidak jauh dari kampus saya,UNNES Semarang. Saya sudah dua kali ke curug ini,yang pertama berdua sama temen dan yang kedua kalinya nganterin temen-temen kampus. Ya, curug merupakan bahasa Jawa yang berarti air terjun dalam bahasa Indonesia. Untuk perjalanan menuju lokasi curug ini sekitar 30 menitan dari kampus UNNES sekaran ke arah Boja,Kendal di tepi jalan ada petunjuk arah yang menuju lokasi. Kalau dari kota menggunakan kendaraan agak susah karena angkutan tidak langsung ke lokasi,lebih baik pakai kendaraan pribadi. Curug lawe dan benowo ini berada di kaki gunung Ungaran,lokasi keduanya cukup dekat karena berada jalur yang sama.
Untuk retribusi tiket masuk Rp.4000/orang dan parkir sepeda motor Rp.2000,mobil Rp.5000, FYI tempat parkir masih seadanya karena dikelola oleh warga lokal dimana tanah merupakan milik perusahaan perkebunan dan belum adanya bantuan dari pemerintah. Disini juga sudah banyak berdiri warung-warung makan sederhana yang bisa digunakan untuk membeli logistik selama perjalanan. Perjalanan ke curug membutuhkan waktu 30-50 menit.
| Jalan setapak |
![]() |
| Jembatan kayu menuju curug |
Pada awal perjalanan kita mengikuti jalan setapak dari semen di pinggiran sungai,kita tinggal ikutin aliran sungai saja,sampai ujung jalan semen ini kita akan lewati trek yang mulai menanjak dan berbatu,kaya trek pendakian gunung . disini juga sudah ada papan penunjuk jalan yang cukup lengkap untuk menuju ke dua curug ini jadi tinggal ikutin jalan setapak aja, ke kiri untuk curug benowo kanan untuk ke lawe. Kita juga bakalan nyebrang sungai dan meraskan dinginnya air sungai ini yang jernih dan segar,katanya sih boleh langsung diminum. Oh ya,untuk menjaga air sungai ini tetap bersih dan barangkali ada temen-temen kita yang minum langsung dari air ini jangan kencing atau buang air besar di aliran sungai ini ya,juga JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN,lebih baik bawa kantong sampah dan bawa kembali sampahnya. CATET!!
| Curug benowo (belakang) |
| Curug benowo |
Dan akhirnya,,curug benowo,ya curug ini lebih tinggi kalau menurut saya dibandingkan lawe dan ngga kalah cantiknya,setelah berfoto-foto kita lanjutin perjalanan ke curug lawe,hati-hati batu disini licin-licin. Dan sekitar 20 menit kita akan sampai di curug lawe,curug ini bentuknya cembung,tebingnya melingkar dan air keluar dari berbagai sisi tebing. Katanya, dinamakan curug lawe karena air yang keluar dari sisi-sisi tebing berjumlah duapuluh lima atau selawe dalam bahasa Jawa,ah tapi gak sempet ngitungin satu-satu.
| Curug Lawe |
| Curug Lawe |
| Curug Lawe |
Tempat ini juga sudah mulai ramai dan mulai jadi perhatian temen-temen pecinta alam dan traveller,apalagi kalau weekend. Gak sedikit juga keluarga yang bawa anak-anaknya main kesini,ada juga yang bawa perlengkapan masak atau membuat api unggun untuk masak. Yah apapun itu tujuannnya yang penting tetep safety ya, jangan lupa sampahnya dibawa lagi dan jangan malu juga untuk mungut sampah yang kalian liat selama perjalanan,jangan kotori keindahan alam ini dengan sampah kalian ada quote “bawa sampahmu kembali atau telan!”. Sampai jumpa di perjalanan berikutnya....tapi, kalau ada rezeki ya..Aminnnn...
Beberapa pict
Pantai Kukup, Gunung kidul : Perjalanan tak terduga
Oke lanjut, singkat cerita kita udah dapet bahannya nih
selanjutnya waktunya buat jalan-jalan,gue sih nyaranin ke tempat wisata
terdekat dulu kalau dilihat di maps sih deket keraton Yogya,wah gue sih
nyaranin tempat ini ke temen2 gue soalnya hemat waktu,bensin dan bisa dapet
tempat wisata lain juga nantinya. Tapi apadaya, saran gue kalah sama dua orang
alay itu, mereka pilih ke pantai di gunung kidul. Yah ,akhirnya gue ngikut
mereka ke pantai, jalan dari tempat kita sampai ke lokasi pantai terdekat
sekitar 2 jam,dan ini masih siang bolong, WHAT!!! mau ngapain ke pantai siang
bolong gini mendingan nunggu agak sore buat nikmatin sunrise. Tapi mengingat
juga kita harus pulang sebelum hari gelap sih jadi kita lanjutin ke pantai.
Pantai di gunung kidul ini jaraknya berdekatan dan lewat
pintu loket yang sama, oh ya sebelum sampai di pantai disepanjang jalan ke
gunung kidul lumayan banyak yang jual belalang goreng, APA? Belalang? Yap,
belalang goreng, kurang lengkapa kalau kalian maen ke gunung kidul gak nyobain
belalang ini, gue mampir dulu buat beli dan nyobain pertama kali belalang
goreng ini,dan rasanya gurih-gurih gimana gitu dan gue pengin lagi dan lagi
entah gue doyan apa laper yah... yang jelas lo mesti nyobain makanan khas
daerah yang lo kunjungi.
Akses jalan ke pantai udah beraspal cuman agak sempit,
kadang nanjak dan berkelok. Dan akhirnya kita sampai di pantai Kukup, lumayan
rame pengunjung di pantai ini. Pasirnya putih dan dekelilingi oleh
tebing-tebing dan ada yang mirip kaya di Bali. Ombakya cukup kenceng karena
pantai selatan memang terkenal dengan ombaknya yang gede. So, kita puas-puasin
disini sebelum kembali ke kota dan pulang. Jam 3 sore kita langsung cabut balik
ke kota, rencananya mau ke malioboro,tapi sampainya di kota ternyata ada acara
semacam festival gitu dan jalanan dialihkan yang membuat cukup macet. Sebelum
sampai malioboro ternyata macet dan ramenya begitu luar biasa, ya ini kan malem
minggu gue cuma bisa liatin orang pada pacaran,sedangkan gue... ah cukup,gausah
dibahas lagi...
Pada akhirnya kita batalin mampir malioboro dan cuma
keliling-keliling nikmatin suasana malem Jogja dan pulang kembali ke Semarang.
Dan ternyata kita kejebak macet di jalan Ambarawa-Semarang berjam-jam,ya gue
pun akhirnya ketiduran karena udah capek. Bangun-bangun gue udah sampe depan
kosan. Ya gitulah perjalan gue bareng temen-temen alay gue. Sampai jumpa di
perjalanan gue berikutnya....
Sumber Energi Terbarukan Sebagai Pembangkit Listrik Regional
Di zaman yang sudah modern seperti sekarang ini dimana
teknologi berkembang dengan sangat pesat,banyaknya gadget seperti handphone dan
laptop yang hadir di negeri ini membuat setiap orang memerlukan energi listrik
setiap saat. Inilah yang menjadi masalah kita dimana penggunaan energi listrik
kurang sebanding dengan kemampuan pasokan sumber energi listik, apalagi banyak
daerah di Indonesia yang belum mendapatkan pasokan listrik kalaupun ada mungkin akan menjadi
barang mewah dan mahal energi listrik tersebut.
Indonesia memiliki garis pantai
yang panjang, di daerah pantai angin berhembus cukup kencang setiap harinya, hal
ini bisa dijadikan sumber energi pembangkit listrik. Contohnya di Sumbawa yang
mulai memanfaatkannya.
Dengan maslah tersebut PLN sebagai penyedia sumber listrik
nasional harus membuat resolusi baru untuk menangani hal tersebut, dan dengan
blog ini penulis akan memberikan ide untuk PLN. Disini penulis akan memberikan
gagasan tentang potensi energi terbarukan yang belum dimanfaatkan secara
efektif untuk membangkitkan energi listrik yang bisa dimanfaatkan secara
regional, diantaranya:
1. Energi panas
Indonesia merupakan negara tropis yang
terletak di garis khatulistiwa. Setiap pulau di Indonesia memiliki garis pantai
yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber enegi panas bisa menggunakan solar cell untuk membangkitkan listrik.
2. Energi angin
Sumbawa
3. Energi air
Seperti yang diketahui sumber energi air
sudah dimanfaatkan oleh PLN untuk membangkitkan energi listrik, tapi untuk
daerah pedalaman yang mungkin belum tersentuh oleh energi listrik dimana daerah
tersebut mempunyai sumber energi air yang bisa dimanfaatkan untuk membangkitkan
listrik di daerah tersebut.
4. Energi panas bumi (geothermal)
Indonesia yang letaknya diantara dua
lempeng bumi membuat daerah di negeri ini memiliki banyak gunung berapi yang
aktif, hal ini bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi dari panas yang terjadi
di area kawah gunung berapi untuk di jadikan sumber energi listrik.
Dari pemaparan diatas penulis berharap
sumber energi terbarukan yang tersedia di daerah,regional atau suatu pulau di
Indonesia bisa dimanfaatkan untuk membangkitkan energi di regional daerah
tersebut sebagai cotoh ada di pulau Sumbawa yang sudah mulai memanfaatkan
energi terbarukan. Kalaupun tidak cukup jumlah energi yang dihasilkan mungkin
bisa dibagi untuk pemakaiannya, misalnya sumber energi terbarukan ini digunakan
untuk bidang industri atau pabrik, sedangakan sumber energi dari distribusi PLN
bisa untuk perumahan atau sebaliknya.
Mungkin itu ide yang bisa penulis berikan untuk
PLN, semoga bisa dijadikan masukkan. Terima kasih.
Robot Helikopter RC terbang Dengan Kendali Pikiran
Helikopter dengan baling-baling empat (quadcopter) dan desain futuristic sering kita jumpai di film-film perang antar planet atau film yang mengusung masa depan. Kini itu sudah ada yang menciptakan, bahkan untuk mengendalikannya menggunakan kekuatan pikiran kita. Namun, ini merupakan Helikopter RC, bukan helikopter sungguhan. Helikopter robot remot kontrol, yang menjadi remot adalah pikiran Anda.
Mungkin Anda sudah sering melihat game dengan kendali pikiran, X-Box dan Nintendo memiliki game semacam ini. Game dengan kekuatan pikiran menerbangkan benda-benda yang ada di sekitarnya. Ini seperti di film-film, orang-orang memiliki kekuatan super untuk mengendalikan benda-benda yang ada di sekitanya. Ini jugalah yang menjadi dasar dari quadcopter ini. Membuat kita menjadi seperti memiliki kekuatan special menerbangkan Helikopter RC.
Yang meneliti projek ini adalah sebuah tim dari Universitas Minnesota. Mereka mengembangkan quadcopter yang merespon gelombang otak pilotnya. Quadcopter mereka dengan gelombang pikiran pilotnya mampu bergerak lincah di udara.
Helikopter RC ini menggunakan teknologi electroenchepalography (EEG), sebuah topi yang dilengkapi dengan 64 elektroda yang berfungsi untuk membaca impuls listrik dari otak yang berguna untuk mengendalikan helikopter. Misalnya, berfikir untuk membuat kepalan tangan kiri, neuron yang dihasilkan diterjemahkan oleh heli sebagai isyarat untuk berbelok kekiri. Berfikir membuat kepalan tangan kanan diterjemahkan oleh heli sebagai perintah untuk berbelok kekanan. Berfikir membuat dua kepalan tangan memberikan perintah agar helicopter terbang. Saat uji coba melintasi rintangan gymnasium dan perhitungan kecepatan di universitas mereka ada dua orang laki-laki dan tiga orang perempuan yang mampu menyelesaikannya dengan baik dan akurat.
Bin He seorang professor biomedical dan penulis “Quadcopter control in three-dimensional space using a non-invasive motor imagery-based brain-computer interface” berharap temuan ini bisa digunakan untuk penyandang cacat. Jadi tidak ada orang yang cacat fisik seperti tidak memiliki tangan, kaki atau bagian tubuh lain tidak bisa menjadi pilot. Berguna juga untuk para awak kapal yang pernah mengalami kecelakan dan harus kehilangan salah satu bagian tubuhnya tidak bisa bertugas lagi. karena banyak pilot-pilot berbakat di militer yang tidak bisa bertugas karena keterbatasan tubuhnya.
Quadrope ini bukan merupakan robot dengan kendai otak pertama. Sbelumnya juga ada robot berbentuk tangan yang dikendalikan oleh pikiran. Robot ini banyak membantu orang-orang yang lumpuh agar bisa beraktifitas sendiri seperti bila ingin makan, minum, menggaruk atau yang lain. ini juga bisa menjadi dasar militer untuk membangun helicopter sungguhan yang bisa dikendalikan melalui otak pilotnya. Walau memang sulit kelihatannya karena bila dalam ukuran yang besar memiliki resiko yang besar pula. Dan robot helicopter RC ini juga masih dalam perkembangan lagi. Tim sepertinya berusaha agar kendali robot ini lebih mudah dan lebih responsive lagi agar semua orang bisa mengendalikannya.
GPS dan A-GPS
Semakin berkembangnya teknologi
komunikasi menjadikan berbagai alat-alat telekomunikasi semakin canggih.
Dari pada awalnya hanya sebuah pengirim pesan dengan nada morse
kemudian tulisan, suara, hingga pada akhirnya sebuah sinyal yang tidak
terlihat kasat mata. Penggunaan alat telekomunikasi pun semakin
berkembang, tidak hanya antara dua orang tetapi juga dengan banyak orang
dengan berbagai kemampuan dan kebutuhan masing masing, baik dari sisi
penyedia atau pun dari sisi dari pengguna itu sendiri.
Tentunya pengguna alat telekomunikasi semakin paham akan artinya pentingnya sebuah fitur GPS vs A-GPS. Apalagi dewasa ini banyak sekali pembenaman fitur tersebut dalam sebuah ponsel. Fitur ini sudah menjadi fitur standar dari sebuah ponsel pintar, alasannya adalah karena beberapa fitur dan aplikasi bawaan milik Android mewajibkan perangkat yang diusungnya memiliki fitur ini agar aplikasi dan fitur dapat berjalan maksimal sesuai dengan fungsi dan tujuannya.
Tanpa keberadaan GPS vs A-GPS, maka sebagian fitur tidak akan berjalan sempurna, bahkan tidak berjalan sama sekali. Sehingga pada akhirnya teknologi ini menjadi fitur yang wajib yang disematkan di dalam sebuah ponsel pintar Android. Tapi sejatinya bagaimana sistem kedua teknologi ini bekerja, dan apa kelebihannya serta kekurangan masing-masing teknologi tersebut?
Awalnya, GPS alias Global Positioning System adalah teknologi yang dikembangkan oleh militer yang dikembangkan dan digunakan dalam medan perang. Perangkat GPS menerima inforamasi dari setiap empat dari 32 satelit yang mengorbit bumi. Kemudian menghitung jarak dari satelit dan asal lokasinya oleh trilateration. Pada daerah terbuka/outdoor akan lebih cepat mendapatkan sinyal dibanding di daerah perkotaan yang banyak gedung tinggi. Data waktu dari masing-masing satelit akan dikomputasi oleh GPS module di ponsel/PDA dan akhirnya akan dihasilkan informasi posisi berupa latitude & longtitude, lokasi dalam peta dan lain-lain.
Dibutuhkan 3 komponen dalam proses penentuan posisi lewat GPS yaitu Satelit, Receiver GPS, dan posisi yang baik (bebas halangan). Supaya perangkat GPS bisa menangkap sinyal dengan baik, perangkat harus berada di luar ruangan, bahkan harus di bawah langit terbuka. Kekuatan sinyal bisa berkurang kalau perangkat GPS berada di bawah pohon, di bawah gedung-gedung pencakar langit atau di dalam kendaraan. Sinyal hampir bisa dipastikan menghilang kalau pembawa perangkat GPS masuk ke dalam gedung.
Sementara A-GPS atau Assisted GPS adalah jenis lain dari GPS yang mengandalkan sebuah server bantuan, selain dari satelit itu sendiri. A-GPS dikembangkan untuk meningkatkan kinerja GPS. Di sini server bantuan tersebut akan memberikan informasi tambahan ke perangkat yang dapat membantu dalam perhitungan lokasi. Hal ini sangat berguna di lingkungan dimana chip GPS mungkin mengalami kesulitan dalam mendapatkan sinyal satelit. Server bantuan penyedia data informasi satelit yang dibutuhkan oleh A-GPS biasanya didukung oleh jaringan operator karena seringkali menara BTS memiliki unit penerima GPS dan secara terus menerus akan mendownload data informasi data satelit yang ada di angkasa dan kemudian memprosesnya.
Data dari server bantuan bisa diberikan kepada pelanggan telepon seluler, bila diminta oleh perangkat A-GPS untuk mengidentifikasi lokasi pengguna berupa latitude & longtitude, lokasi dalam peta dan lain-lain. Dalam hal ini dibutuhkan 3 komponen dalam proses penentuan posisi: Satelite, Assistance Sever (GSM), Receiver A-GPS. Selain itu, A-GPS berbeda dari reguler GPS dengan menambahkan elemen lain ke dalam proses pencarian posisi, yaitu Server Bantuan (Assistance Server). Jadi secara garis besar, A-GPS memiliki keunggulan berupa pengidentifikasian lokasi yang lebih cepat.
Selain itu, power yang digunakan pun lebih sedikitsehingga penggunaan A-GPS akan lebih ramah lingkungan. A-GPS juga lebih unggul digunakan pada lokasi perkotaan atau lokasi yang kurang optimal dalam menangkap sinyal satelit seperti di dalam gedung. Sayangnya, teknologi ini masih tergantung pada coverage jaringan operator.
Tentunya pengguna alat telekomunikasi semakin paham akan artinya pentingnya sebuah fitur GPS vs A-GPS. Apalagi dewasa ini banyak sekali pembenaman fitur tersebut dalam sebuah ponsel. Fitur ini sudah menjadi fitur standar dari sebuah ponsel pintar, alasannya adalah karena beberapa fitur dan aplikasi bawaan milik Android mewajibkan perangkat yang diusungnya memiliki fitur ini agar aplikasi dan fitur dapat berjalan maksimal sesuai dengan fungsi dan tujuannya.
Tanpa keberadaan GPS vs A-GPS, maka sebagian fitur tidak akan berjalan sempurna, bahkan tidak berjalan sama sekali. Sehingga pada akhirnya teknologi ini menjadi fitur yang wajib yang disematkan di dalam sebuah ponsel pintar Android. Tapi sejatinya bagaimana sistem kedua teknologi ini bekerja, dan apa kelebihannya serta kekurangan masing-masing teknologi tersebut?
Awalnya, GPS alias Global Positioning System adalah teknologi yang dikembangkan oleh militer yang dikembangkan dan digunakan dalam medan perang. Perangkat GPS menerima inforamasi dari setiap empat dari 32 satelit yang mengorbit bumi. Kemudian menghitung jarak dari satelit dan asal lokasinya oleh trilateration. Pada daerah terbuka/outdoor akan lebih cepat mendapatkan sinyal dibanding di daerah perkotaan yang banyak gedung tinggi. Data waktu dari masing-masing satelit akan dikomputasi oleh GPS module di ponsel/PDA dan akhirnya akan dihasilkan informasi posisi berupa latitude & longtitude, lokasi dalam peta dan lain-lain.
Dibutuhkan 3 komponen dalam proses penentuan posisi lewat GPS yaitu Satelit, Receiver GPS, dan posisi yang baik (bebas halangan). Supaya perangkat GPS bisa menangkap sinyal dengan baik, perangkat harus berada di luar ruangan, bahkan harus di bawah langit terbuka. Kekuatan sinyal bisa berkurang kalau perangkat GPS berada di bawah pohon, di bawah gedung-gedung pencakar langit atau di dalam kendaraan. Sinyal hampir bisa dipastikan menghilang kalau pembawa perangkat GPS masuk ke dalam gedung.
Sementara A-GPS atau Assisted GPS adalah jenis lain dari GPS yang mengandalkan sebuah server bantuan, selain dari satelit itu sendiri. A-GPS dikembangkan untuk meningkatkan kinerja GPS. Di sini server bantuan tersebut akan memberikan informasi tambahan ke perangkat yang dapat membantu dalam perhitungan lokasi. Hal ini sangat berguna di lingkungan dimana chip GPS mungkin mengalami kesulitan dalam mendapatkan sinyal satelit. Server bantuan penyedia data informasi satelit yang dibutuhkan oleh A-GPS biasanya didukung oleh jaringan operator karena seringkali menara BTS memiliki unit penerima GPS dan secara terus menerus akan mendownload data informasi data satelit yang ada di angkasa dan kemudian memprosesnya.
Data dari server bantuan bisa diberikan kepada pelanggan telepon seluler, bila diminta oleh perangkat A-GPS untuk mengidentifikasi lokasi pengguna berupa latitude & longtitude, lokasi dalam peta dan lain-lain. Dalam hal ini dibutuhkan 3 komponen dalam proses penentuan posisi: Satelite, Assistance Sever (GSM), Receiver A-GPS. Selain itu, A-GPS berbeda dari reguler GPS dengan menambahkan elemen lain ke dalam proses pencarian posisi, yaitu Server Bantuan (Assistance Server). Jadi secara garis besar, A-GPS memiliki keunggulan berupa pengidentifikasian lokasi yang lebih cepat.
Selain itu, power yang digunakan pun lebih sedikitsehingga penggunaan A-GPS akan lebih ramah lingkungan. A-GPS juga lebih unggul digunakan pada lokasi perkotaan atau lokasi yang kurang optimal dalam menangkap sinyal satelit seperti di dalam gedung. Sayangnya, teknologi ini masih tergantung pada coverage jaringan operator.
Robot DARPA, Robot Cheetah
Ilmuan robot masih sulit lepas dari kekagumannya akan hewan-hewan yang ada di bumi. Untuk membuat robot terbaru,
mereka masih mencontoh hewan-hewan ciptaan tuhan. Robot seperti monyet,
ular, atau mamalia berkaki empat yang dikenal dengan sebutan quadruped.
Ini terlebih karena kemampuan fisik hewan jauh di atas manusia
misalnya, memanjat seperti kera, berlari cepat, menyusup di ruang sempit
dan lain sebagainya membuat desain hewan merupakan desain terbaik.
Sampai saat ini DARPA robot penyelamat merupakan robot quadruped tercepat di dunia. Dengan keempat kakinya dia bisa berlari kencang sambil membawa beban di pundaknya. Ini merupakan fungsi robot yang cukup fantastis. Namun, bila robot Cheetah dari MIT Robotic Lab ini berhasil dan seperti yang mereka tunjukkan di YouTube, robot terbaru mereka itu bisa jauh lebih cepat dari robot penyelamat DARPA. Cheetah memapu bergerak dengan kecepatan 13,7 mil/jam atau sekitar 22Km/jam di tempat terbuka dan membawa sumber tenaga sendiri, tim menguji cobanya di padang rumput. Ini suatu kemampuan yang luarbiasa.
Tetapi untuk saat ini Cheetah belum bisa mengimbangi kecepatan robot buatan Boston Dynamic (Robot penyelamat DARPA). Robot Boston Dynamic ini mampu bergerak dengan kecepatan 28,3 mile/jam atau setara dengan 45,5Km/Jam. Ada dua perbedaan antara robot MIT dan Dynamic Boston; yang pertama, desain robot MIT yang mengurangi tekanan pada sendi sehingga membuat gerakannya lebih efesien (ini seperti Kevlar tendon pada kaki yang fungsinya sama dengan tendon aslinya, membantu Cheetah keposisi awal tanpa harus menguras cadangan tenaga elektrik dari robot Cheetah. Secara teori, dengan tendon tersebut Cheetah bisa lebih mengirit tenaganya dalam jumlah besar selama berjalan atau mendapat gangguan saat berjalan. Ini belum bisa dilakukan oleh robot-robot lainnya.
Terobosan kedua adalah, seperti yang bisa Anda saksikan pada slow motion di paruh kedua video, transisi dari berlari kecil ke berlari cepat, sesuatu perubahan yang mengagumkan. Tepat pada 13 mile/jam atau sekitar 20Km/jam, Cheetah melakukan pergantian mulus dari berlari ke berlari seperti meloncat seperti yang dilakukan hewan cheetah normal. Ini seperti transisi antara gigi rendah ke gigi tinggi. Ilmuan MIT benar-benar membuat robot mereka mirip dengan cheetah aslinya. Transis-transisi lari cheetah asli mereka adopsi ke robot mereka.
Sentuhan terakhir, robot Cheetah dibuatkan kepala layaknya seekor cheetah asli. Dikepalanya di masukkan sensor, kamera dan alat pendukung lain untuk kepentingan Cheetah. Berbeda dengan robot penyelamat dari Boston yang tidak memiliki kepala atau kamera. Namun yang membuat orang-orang kagun dengan robot Boston tersebut, dia bisa menyeimbangkan diri bila terkena gangguan. Tim mencoba menendang robot teresebut dan robot berusaha untuk menyeimbangkan diri agar tidak jatuh.
Belum diketahui untuk apa nantinya robot Cheetah ini dibuat. Bila untuk misi penyelamatan, dia tidak diberikan bagian untuk menyimpan barang, dia juga tidak bisa membuka pintu atau membawa korban dari tempat yang berbahay. Ini masih terus dikembangkan oleh MIT sampai saat ini. Silahkan lihat pada video dibawah aksi robot Cheetah buatan MIT.
Sampai saat ini DARPA robot penyelamat merupakan robot quadruped tercepat di dunia. Dengan keempat kakinya dia bisa berlari kencang sambil membawa beban di pundaknya. Ini merupakan fungsi robot yang cukup fantastis. Namun, bila robot Cheetah dari MIT Robotic Lab ini berhasil dan seperti yang mereka tunjukkan di YouTube, robot terbaru mereka itu bisa jauh lebih cepat dari robot penyelamat DARPA. Cheetah memapu bergerak dengan kecepatan 13,7 mil/jam atau sekitar 22Km/jam di tempat terbuka dan membawa sumber tenaga sendiri, tim menguji cobanya di padang rumput. Ini suatu kemampuan yang luarbiasa.
Tetapi untuk saat ini Cheetah belum bisa mengimbangi kecepatan robot buatan Boston Dynamic (Robot penyelamat DARPA). Robot Boston Dynamic ini mampu bergerak dengan kecepatan 28,3 mile/jam atau setara dengan 45,5Km/Jam. Ada dua perbedaan antara robot MIT dan Dynamic Boston; yang pertama, desain robot MIT yang mengurangi tekanan pada sendi sehingga membuat gerakannya lebih efesien (ini seperti Kevlar tendon pada kaki yang fungsinya sama dengan tendon aslinya, membantu Cheetah keposisi awal tanpa harus menguras cadangan tenaga elektrik dari robot Cheetah. Secara teori, dengan tendon tersebut Cheetah bisa lebih mengirit tenaganya dalam jumlah besar selama berjalan atau mendapat gangguan saat berjalan. Ini belum bisa dilakukan oleh robot-robot lainnya.
Terobosan kedua adalah, seperti yang bisa Anda saksikan pada slow motion di paruh kedua video, transisi dari berlari kecil ke berlari cepat, sesuatu perubahan yang mengagumkan. Tepat pada 13 mile/jam atau sekitar 20Km/jam, Cheetah melakukan pergantian mulus dari berlari ke berlari seperti meloncat seperti yang dilakukan hewan cheetah normal. Ini seperti transisi antara gigi rendah ke gigi tinggi. Ilmuan MIT benar-benar membuat robot mereka mirip dengan cheetah aslinya. Transis-transisi lari cheetah asli mereka adopsi ke robot mereka.
Sentuhan terakhir, robot Cheetah dibuatkan kepala layaknya seekor cheetah asli. Dikepalanya di masukkan sensor, kamera dan alat pendukung lain untuk kepentingan Cheetah. Berbeda dengan robot penyelamat dari Boston yang tidak memiliki kepala atau kamera. Namun yang membuat orang-orang kagun dengan robot Boston tersebut, dia bisa menyeimbangkan diri bila terkena gangguan. Tim mencoba menendang robot teresebut dan robot berusaha untuk menyeimbangkan diri agar tidak jatuh.
Belum diketahui untuk apa nantinya robot Cheetah ini dibuat. Bila untuk misi penyelamatan, dia tidak diberikan bagian untuk menyimpan barang, dia juga tidak bisa membuka pintu atau membawa korban dari tempat yang berbahay. Ini masih terus dikembangkan oleh MIT sampai saat ini. Silahkan lihat pada video dibawah aksi robot Cheetah buatan MIT.
Sekedar Info: Alienware 17 Review
Sekedar Info: Alienware 17 Review: Tampilan baru, nama baru dan spesifikasi baru. Tiga hal tersebut yang mampu mendefinisikan laptop Alienware 17 terbaru yang diperkenalk...











